
Tanpa pemahaman dosis dan jenis obat, risiko overdosis bisa terjadi. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi obat.
KLIKINFOKOTA.CO.ID – Overdosis obat bukan hanya terjadi karena niat bunuh diri. Banyak kasus terjadi secara tidak sengaja—akibat dosis berlebihan, kombinasi obat yang tidak tepat, atau konsumsi tanpa resep medis. Kejadian seperti yang menimpa seorang pria di Tanjungpinang baru-baru ini mengingatkan kita bahwa siapa pun bisa terpapar risiko overdosis, bahkan dari obat yang tampaknya biasa.
Overdosis terjadi ketika tubuh menerima jumlah obat melebihi kapasitasnya untuk memproses dengan aman. Obat kuat, penghilang nyeri, atau obat tidur adalah jenis yang paling sering terlibat. Pada tingkat tertentu, tubuh mulai mengalami gangguan fungsi, mulai dari sistem saraf, pernapasan, hingga jantung.
Tanda-tanda overdosis bisa bervariasi tergantung jenis obatnya. Namun, beberapa gejala umum yang perlu diwaspadai meliputi:
- Mual dan muntah hebat
- Napas lambat atau tersengal
- Detak jantung tidak normal
- Kulit tampak pucat atau membiru
- Kehilangan kesadaran
- Kejang atau gemetar
Dalam banyak kasus, korban overdosis ditemukan terlambat karena orang sekitar mengira ia hanya tertidur atau kelelahan. Padahal, intervensi dini bisa menyelamatkan nyawa.
Lalu, apa yang harus dilakukan saat menghadapi dugaan overdosis?
- Segera hubungi layanan darurat
Waktu sangat krusial. Jangan tunda memanggil bantuan medis, meski belum yakin 100% itu overdosis. - Cek kesadaran dan pernapasan
Jika korban tidak sadar tapi masih bernapas, posisikan tubuhnya miring untuk mencegah tersedak muntahan. Jika tidak bernapas, segera lakukan CPR bila memungkinkan. - Kumpulkan informasi obat
Jika ada bungkus obat, blister, atau botol di sekitar korban, amankan dan bawa ke rumah sakit. Ini membantu dokter menentukan penanganan yang tepat. - Jangan beri makan atau minum
Memberi susu, air, atau makanan bukan solusi dan justru bisa memperburuk kondisi jika korban tidak sadar sepenuhnya. - Tetap tenang dan damping korban
Kepanikan hanya memperburuk situasi. Tetap berada di dekat korban sambil menunggu bantuan datang.
Penting untuk diingat: tidak semua overdosis terjadi secara tiba-tiba. Ada juga yang berkembang perlahan, terutama jika seseorang rutin mengonsumsi dosis berlebihan dalam jangka waktu lama. Oleh karena itu, kebiasaan meminum obat tanpa pengawasan medis perlu diwaspadai.
Overdosis adalah keadaan darurat medis. Tapi dengan edukasi dan respons cepat, risiko kematian bisa ditekan. Jadi, pastikan kamu tahu apa yang harus dilakukan—untuk dirimu, keluargamu, dan siapa pun di sekitarmu. (Redaksi)




