
TANJUNGPINANG, KLIKINFOKOTA.CO.ID – Ekspor ikan hidup Kepri ke Hongkong akhirnya dibuka lagi pada Senin (15/9/2025) setelah mandek selama tujuh bulan, momen yang dilepas langsung oleh Gubernur Ansar Ahmad di Bintan. Anggota DPRD Kepri Dapil Natuna-Anambas, Marzuki SH, yang sejak awal aktif mengawal isu ini, menyebut keberhasilan ini tak lepas dari sinergi nelayan, pengusaha, dan pemerintah.
“Sejak awal saya ikut mengawal, bahkan dua kali ke Kementerian KKP untuk dorong solusi. Alhamdulillah sekarang ekspor jalan lagi,” ujar Marzuki.
Sebagai Legislator di wilayah pesisir sekaligus Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepri, Marzuki menegaskan bahwa ekspor bukan sekadar angka, tetapi menyangkut “perut nelayan” di daerahnya. Ia meyakini, kelancaran ekspor akan mendongkrak pendapatan nelayan dan memperkuat produk Kepri di pasar internasional. Keberhasilan ini adalah bukti nyata kolaborasi yang telah didorongnya.
Marzuki sangat optimistis bahwa dengan kolaborasi yang erat ini, ekspor ikan dapat menjadi mesin penggerak ekonomi Kepri di masa depan. Untuk menjaga keberlanjutan tersebut, ia mendorong agar dilakukan pembinaan berkelanjutan kepada nelayan, mulai dari peningkatan kualitas tangkapan, tata kelola pasokan, hingga pengolahan hasil tangkap agar produk Kepri memenuhi standar internasional. (Red)




