
KLIKINFOKOTA.CO.ID – Masker yang tersimpan lama di rumah belum tentu masih layak digunakan. Sebagian masker, terutama respirator seperti N95, memiliki masa simpan yang ditetapkan produsen. Karena itu, penting untuk memeriksa kemasan dan kondisi masker sebelum menggunakannya.
Masker medis sekali pakai dan respirator tidak selalu memiliki ketentuan masa simpan yang sama. Tidak ada satu angka kedaluwarsa yang dapat diterapkan pada semua produk masker.
Apakah masker memiliki tanggal kedaluwarsa?
Jawabannya bergantung pada jenis masker dan ketentuan produsennya.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menjelaskan bahwa masa simpan atau tanggal kedaluwarsa yang ditetapkan produsen dapat ditemukan pada label atau kemasan produk. Jika informasi tersebut tidak tersedia, pengguna dapat menghubungi produsen untuk memastikannya.
Informasi ini juga penting untuk respirator seperti N95. Menurut Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja Amerika Serikat (NIOSH), sebagian produsen menetapkan masa simpan berdasarkan desain, bahan, dan karakteristik produk.
Banyak respirator sekali pakai memiliki masa simpan lima tahun. Namun, angka tersebut tidak berlaku untuk seluruh produk dan harus merujuk pada ketentuan produsen masing-masing.
Informasi mengenai masa simpan respirator dapat tercantum pada kemasan, petunjuk penggunaan, atau situs resmi produsen.
Mengapa masa simpan masker perlu diperhatikan?
Masker yang disimpan dalam waktu lama dapat mengalami penurunan kualitas, bergantung pada bahan dan kondisi penyimpanannya.
NIOSH menjelaskan bahwa kondisi penyimpanan dapat memengaruhi kinerja respirator. Paparan kelembapan berlebihan, suhu ekstrem, sinar matahari langsung, debu, atau bahan kimia tertentu perlu dihindari sesuai petunjuk penyimpanan produk.
Selain masa simpan, kondisi fisik masker juga perlu diperiksa. Masker yang rusak, kotor, basah, atau berubah bentuk tidak boleh dianggap tetap memberikan perlindungan hanya karena tanggal kedaluwarsanya belum lewat.
Sebaliknya, masker yang terlihat masih bagus juga belum tentu dapat memberikan kinerja perlindungan sesuai spesifikasi apabila telah melewati masa simpan yang ditetapkan produsen.
Bagaimana cara memeriksa masker sebelum digunakan?
Ada beberapa hal yang dapat diperiksa sebelum menggunakan masker yang sudah lama disimpan.
Pertama, periksa label dan kemasan. Cari informasi tanggal kedaluwarsa, tanggal produksi, atau petunjuk masa simpan. Pada produk tertentu, informasi tersebut mungkin tercantum dalam petunjuk penggunaan.
Kedua, perhatikan kondisi kemasan. Kemasan yang rusak atau terkontaminasi dapat memengaruhi kondisi produk di dalamnya.
Ketiga, periksa kondisi masker. Pastikan tidak terdapat tanda kerusakan, kelembapan, jamur, atau perubahan bentuk. Perhatikan pula tali pengikat dan bagian penyangga hidung jika tersedia.
Keempat, periksa petunjuk produsen. Jika tanggal kedaluwarsa tidak ditemukan, jangan langsung menyimpulkan bahwa masker tidak memiliki batas masa simpan. Hubungi produsen untuk memperoleh informasi berdasarkan merek dan model produk.
Apa yang harus dilakukan jika masker sudah kedaluwarsa?
Jika masker memiliki tanggal kedaluwarsa dan tanggal tersebut telah lewat, pilihan yang lebih aman adalah menggantinya dengan produk yang masih berada dalam masa simpan yang ditetapkan produsen.
Hal ini terutama penting apabila masker digunakan untuk perlindungan pernapasan di lingkungan kerja atau situasi yang membutuhkan tingkat perlindungan tertentu.
Untuk respirator yang masa simpannya tidak diketahui, pengguna sebaiknya mencari petunjuk resmi produsen sebelum mengandalkannya untuk perlindungan pernapasan.
Jangan pula menjadikan kondisi fisik sebagai satu-satunya patokan. Pemeriksaan visual tidak dapat memastikan bahwa kemampuan filtrasi masker masih memenuhi spesifikasi awal.
Apa yang perlu diperhatikan saat membeli masker?
Sebelum membeli masker medis atau respirator, perhatikan informasi produk pada kemasan. Pastikan produk memiliki izin edar sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia, serta petunjuk penggunaan dan penyimpanan yang jelas.
Periksa pula tanggal kedaluwarsa jika dicantumkan. Untuk pembelian dalam jumlah besar, seperti untuk kantor atau fasilitas pelayanan kesehatan, pengelolaan stok perlu memperhatikan masa simpan produk agar persediaan tidak menumpuk hingga melewati batas yang ditetapkan.
Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk membaca informasi pada kemasan dan label alat kesehatan, termasuk masa kedaluwarsa jika ada, serta tidak menggunakan produk yang telah kedaluwarsa.
Dengan memeriksa informasi produk, kondisi masker, dan petunjuk penyimpanannya, masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih tepat sebelum menggunakan masker yang telah lama disimpan.




