Salurkan Dana PKH, Dinsos Sosialisasikan Program Sembako

KLIKINFOKOTA.CO.ID – Dinas Sosial Kabupaten Natuna melalui Seksi Jaminan Sosial Keluarga melakukan penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) sekaligus mensosialisasikan Program Sembako 2020 di Kecamatan Pulau Tiga. Kamis, (13/2).

Kementerian Sosial (Kemensos) mulai awal Tahun 2020 mengubah Program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) ditransformasikan menjadi program Sembako. Transformasi menjadi program Sembako dilakukan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Seksi Jaminan Sosial Keluarga, Ridwan Dalimunte didampingi oleh Koordinator Kabupaten (Korkab) Ari Asaari, Pendamping PKH Kecamatan, Agus dan pihak Bank Mandiri, Ranisa Eka sebagai penyalur menjelaskan, tahun 2020 merupakan awal pelaksanaan Program Sembako yang merupakan perluasan manfaat pelaksanaan dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Program sembako merupakan peralihan dari Program BPNT 2019. Perbedaannya, kalau BPNT jumlah bantuan hanya 110 ribu per KPM per bulannya, dan hanya bisa di belanjakan untuk 2 komoditas saja, beras dan telur” jelas Ari ketika dikonfirmasi wartaKominfo. “Sedangkan program sembako 2020, jumlah bantuan meningkat menjadi 150 ribu perbulan per KPM dan Komoditas yg bisa di belanjakan bertambah” sambung Ari.

Ari juga mengatakan, selain beras dan telur KPM juga dapat membelanjakan sumber protein hewani (daging sapi, ayam dan ikan segar), sumber protein nabati (kacang-kacangan, tahu tempe) dan sumber vitamin dan mineral (sayur mayur dan buah-buahan)

Sedangkan program keluarga harapan atau PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga yang didata layak menerima kemudian ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Ini adalah kegiatan penyaluran dana program PKH, yang disalurkan kepada keluarga penerima manfaat atau disebut KPM. Program PKH ini ada untuk semua kecamatan di Kabupaten Natuna. Ini merupakan penyaluran tahap awalnya” jelas Riduan saat dikonfirmasi wartaKominfo. Disebutkan olehnya, jumlah keluarga penerima manfaat di Kecamatan Pulau Tiga sebanyak 138 KPM yang dibagi atas 8 kelompok.

Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga tidak mampu terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka. Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: